Yuk buat para pecinta ikan hias yg ingin tau cara membudidayakan ikan cupang hias atau hanya untuk sekedar memelihara ikan cupang hias , di sini kami menshare tata cara pembudisayaan ikan cupang hias dan juga kami menyediakan bibit bibit unggulan jika ada para breder breder pemula yg ingin mencoba sukses dengan pembudidayaan ikan cupang hias.
Salah satu peluang usah kecil adalah dengan
Budidaya
Ikan Cupang.
Ikan cupang adalah ikan hias yang sangat dikenal oleh masyarakat khususnya
anak-anak, karena ikan tersebut selain rupanya yang cantik juga dapat merupakan
tentera yang menarik bila diadu. Ikan ini juga sering disebut ikan laga dan
nama latinnya adalah Betta splendens, termasuk dalam famili Anabantidae
(Labirynth Fisher). Budidaya ikan cupang cocok
sekali bagi yang minim lahan. Sebab Untuk membudiayakan atau mengembangkan ikan
hias tidaklah memerlukan
lahan yang luas, cukup menyediakan areal sekitar 5 meter persegi dan bisa di
jalankan dengan modal
kecil. Di
daerah perkotaan yang umumnya minim lahan, para pembudidaya ikan cupang banyak
yang menggunakan dak rumah, wadah bekas, kolam bak semen, atau aquarium,
sebagai tempat budidaya.
Jenis-jenis
Cupang Hias
Ciri-cirinya hampir sama dengan Halfmoon namun jenis ikan cupang ini memiliki ekor
yang bercabang menjadi 2 bagian.
Ciri-cirinya seluruh ujung sirip memiliki duri (Serit). Ada variasi serit tunggal dan serit ganda atau silang.
D. Pelakat
Ciri-cirinya mirip dengan cupang tradisional/aduan. Memiliki sirip pendek namun corak warna tubuh dan sirip lebih cemerlang, indah dan bervariasi,
Ciri-cirinya mirip dengan cupang tradisional/aduan. Memiliki sirip pendek namun corak warna tubuh dan sirip lebih cemerlang, indah dan bervariasi,
Cupang jenis ini hasil perkawinan silang antara cupang biasa dengan cupang alam, cupang jenis ini ukurannya bisa mencapai 12 cm. Cupang ini adalah jenis cupang terbesar.
F. AduanBadannya full pressed body (ramping), ada cekungan halus dari ujung badan sampai samping perut, sisik kecil2 tebal, bentuk dahi seperti ikan arwana, ring bibir tebal, jari-jari sirip ekor halus rapat
Pakan
A.Jentik Nyamuk
B.Frozen Red Blood Worms ( Cacing
Merah Beku )
C.Red Water Worms ( Cacing sutra )
D.Steam Egg ( Telur kukus )
E.Yolk ( Kuning Telur )
F.Water Flea ( Kutu Air )
G.Artemia
Ciri-ciri khusus ikan cupang
*Gerakannya agresif dan lincah.
*Kondisi badan sehat (tidak terjangkit penyakit).
*Umur telah mencapai +- 4 bulan
*Bentuk badan membulat menandakan siap kawin.
*Gerakannya lambat.
*Sirip pendek dan warnanya tidak menarik.
*kondisi badan sehat
Pemijahan dan perawatan ikan
Setelah induk cupang hias dipersiapkan begitu pula dengan wadahnya maka langkah selanjutny adalah melakukan pemijahan :
Jantan : Ciri-ciri khas yang dimiliki oleh ikan cupang hias jantan
adalah selain warnanya yang indah, siripnya pun panjang dan lebar
adalah selain warnanya yang indah, siripnya pun panjang dan lebar
Betina : Sedangkan ikan betina warnanya tidak menarik (kusam)
dan bentuk siripnya lebih pendek dari ikan jantan.
dan bentuk siripnya lebih pendek dari ikan jantan.
Ciri ikan jantan untuk dipijahkan :
*Umur ± 4 bulan
*Bentuk badan dan siripnya panjang
dan berwarna indah.*Gerakannya agresif dan lincah.
*Kondisi badan sehat (tidak terjangkit penyakit).
Ciri-ciri
ikan betina untuk dipijahkan :
*Umur telah mencapai +- 4 bulan
*Bentuk badan membulat menandakan siap kawin.
*Gerakannya lambat.
*Sirip pendek dan warnanya tidak menarik.
*kondisi badan sehat
Pemijahan dan perawatan ikan
Setelah induk cupang hias dipersiapkan begitu pula dengan wadahnya maka langkah selanjutny adalah melakukan pemijahan :
1. Persiapkan
wadah baskom/akuarium kecil dan bersih.
2. Isi wadah dengan air bersih dengan ketinggian 15 – 30 Cm.
3. Masukkan induk ikan cupang jantan lebih dahulu selama 1 hari.
4. Tutup wadah dengan penutup wadah apa saja.
5. Sehari kemudian (sore hari) induk betina telah matang telur dimasukan ke dalam wadah pemijahan.
6. Biasanya pada pagi harinya ikan sudah bertelur dan menempel disarang berupa busa yang dipersiapkan oleh induk jantan.
7. Induk betina segera dipindahkan dan jantannya dibiarkan untuk merawat telur sampai menetas
2. Isi wadah dengan air bersih dengan ketinggian 15 – 30 Cm.
3. Masukkan induk ikan cupang jantan lebih dahulu selama 1 hari.
4. Tutup wadah dengan penutup wadah apa saja.
5. Sehari kemudian (sore hari) induk betina telah matang telur dimasukan ke dalam wadah pemijahan.
6. Biasanya pada pagi harinya ikan sudah bertelur dan menempel disarang berupa busa yang dipersiapkan oleh induk jantan.
7. Induk betina segera dipindahkan dan jantannya dibiarkan untuk merawat telur sampai menetas




